Meet the Hacker, Hipster & Hustler Behind the 9th IndonesiaNEXT Best Talents

Perjalanan IndonesiaNEXT tahun ke-9 jadi rangkaian penuh pengalaman seru dan berkesan. Dimulai sejak Desember 2024, para peserta melewati berbagai tahap, dimulai dari National Webinar & Placement Test, Tech-Based Certification, Ideation Bootcamp, sampai Digitalent Academy.

Dari ratusan peserta, tersaring 24 digital talent terbaik yang dapat pembekalan intensif bareng para expert selama tiga hari (15–17 September 2025) sebelum akhirnya melangkah ke puncak program yaitu IndonesiaNEXT Summit yang yang berlangsung pada 18 September 2025 di Soehanna Hall, Jakarta.

Di momen inilah para juri akhirnya menobatkan digital talent paling standout sebagai Best Talents 9th IndonesiaNEXT:

  • Jason Emmanuel (BINUS University) – Best Hacker
  • Khoiru Rizki B.A. (Universitas Negeri Surabaya) – Best Hipster
  • Atha Marcela (BINUS University) – Best Hustler

Dengan tema AI Sharpening Youths, tahun ini membuktikan kalau kecerdasan buatan bisa banget jadi alat buat mengasah kreativitas anak muda supaya lebih impactful. Nah, penasaran sama ide-ide keren mereka? Yuk, kenalan satu per satu!

Jason Emmanuel – Best Hacker

Bayangin baru gajian, eh saldo rekening udah tipis lagi. Sounds familiar?
Jason bareng timnya menciptakan PennyWise, aplikasi keuangan khusus Gen Z yang jadi semacam financial buddy. Mulai dari budgeting harian, tracking pengeluaran, sampai tips finansial yang gampang dipahami, semua dirancang biar anak muda bisa atur duit dengan cara yang fun dan nggak ribet.

Khoiru Rizki B.A – Best Hipster

Ngatur bisnis ternak ternyata bisa sekeren ini! Melalui ide TernakPro, Khoiru membawa solusi berbasis data untuk para peternak. Dari memantau kesehatan ternak, konsultasi sama ahlinya, prediksi harga pasar real-time, sampai perencanaan pakan otomatis, semua jadi lebih praktis, efisien, dan modern.

Atha Marcela – Best Hustler

Komunikasi tanpa batas jadi kenyataan lewat Synca, aplikasi inklusif berbasis AI & Computer Vision ciptaan Atha dan tim. Synca bisa mengenali gerakan tangan atau ekspresi, lalu menerjemahkannya jadi teks atau suara. Hasilnya, interaksi antara tunarungu-tunawicara dengan lingkungan sosial jadi lebih mudah dan cepat.

Buat Jason, Adam, dan Atha, gelar Best Digital Talent IndonesiaNEXT tahun ke-9 bukan cuma prestasi, tapi juga semangat baru buat terus menyebarkan impact positif ke masyarakat sebagai generasi muda penerus bangsa.

Ke depan, IndonesiaNEXT akan terus jadi ruang buat mahasiswa dari seluruh Indonesia mengasah skill, berkreasi, dan menuangkan ide-ide yang bisa bermanfaat untuk lingkungan sekitar.

Sekali lagi, big congratulations buat para Best Digital Talent. Terus berkarya, terus menginspirasi ya!

Bagikan Artikel Ini