Congratulation untuk 11 tim terpilih yang berhasil memasuki tahap selanjutnya di 8th IndonesiaNEXT! Dari 33 tim yang berpartisipasi, hanya 11 tim yang terpilih untuk mengikuti offline bootcamp yang akan dibimbing oleh mentor-mentor expert.
Sebelumnya, para peserta ini bersaing ketat dengan lebih dari 1000 mahasiswa dari berbagai universitas di Indonesia. Ide keren yang mereka bawa bikin kita lebih optimis untuk menciptakan masa depan yang lebih inklusif, mulai dari solusi limbah elektronik sampai platform untuk teman-teman disabilitas, semuanya penuh potensi buat berdampak positif di masyarakat. Yuk, intip siapa aja yang berhasil jadi Top 11 di 8th IndonesiaNEXT ini!
- Fuka oleh Dewi Fitradano Adam (Univ. Yapis Papua), Hari Handoko (IPB), dan Siska (Universitas Buddhi Dharma)
FUKA hadir sebagai platform e-commerce yang nggak cuma jualan sepatu lokal, tapi juga bikin pengalaman belanja jadi personal. Lewat fitur kustomisasi 3D, pelanggan bisa merancang sepatu impian mereka sendiri! Dengan mengkurasi UMKM brand sepatu lokal, FUKA mengajak kita bangga dan mendukung produk anak bangsa. - E-cycle oleh Grant Gabrial Tambunan (USU), Solagracia Velinov Hasian LG (Institut Teknologi Sepuluh Nopember), dan Alvin Reinaldi (Universitas Pahrayangan)
Lewat E-cycle, mereka ingin membuat pengelolaan limbah elektronik jadi lebih mudah dan bertanggung jawab. Platform ini mempertemukan masyarakat yang punya barang elektronik rusak dengan perusahaan remanufaktur, jadi nggak ada barang elektronik yang sia-sia. E-cycle membantu mengurangi e-waste sambil memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat. Keren, ya! - SisaSeru oleh Nanda Indriana (Universitas Sampoerna) dan Novita Anggraeni (Universitas Kediri)
SisaSeru punya misi mengubah limbah pertanian jadi sumber daya baru yang bermanfaat. Mereka mengumpulkan sisa hasil panen dan mengolahnya menjadi kompos, menciptakan sirkularitas dalam pertanian dan membantu pemberdayaan masyarakat lokal. Solusi hijau untuk masa depan yang lebih berkelanjutan! - ReWard oleh Taufiq Ashari Ramadhan (Telkom University), Andika Dwi Setya Nugraha (Universitas Brawijaya), dan Ayu Syifa Rohmah (Universitas Negeri Yogyakarta)
ReWard hadir sebagai jawaban untuk masalah limbah fashion. Dengan platform ini, orang bisa mendonasikan pakaian tak terpakai mereka, mendukung gaya hidup yang lebih sustainable. Selain itu, ReWard juga menawarkan berbagai inspirasi gaya yang unik dan ramah lingkungan! - CareConnect oleh Putra Adhli Falah (Univ. Brawijaya), R. Muhammad Fachru Al Yazid (ITB), dan Nisa Thosinomia Alifia (UGM)
CareConnect hadir untuk mempermudah orang tua dalam mencari daycare yang terpercaya. Lewat aplikasi ini, orang tua bisa memesan daycare, memantau aktivitas anak, dan berkomunikasi dengan pengasuh. Solusi yang bikin orang tua lebih tenang dan anak-anak lebih aman! - Vagesta Bioconversion oleh Wizman Rofiansyah (Telkom University), Amirta Puteri Wijaya (Universitas Brawijaya), dan Febrilianti Nurhidayah (Institut Seni Indonesia Surakarta)
Dengan teknologi IoT, Vagesta Bioconversion ingin membuat pengelolaan limbah minyak jadi lebih mudah. Solusi mereka memungkinkan pemantauan secara real-time untuk memaksimalkan pengelolaan limbah ini, menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat. - Savy oleh Salman Alfarizi Novel Bajri (Telkom University), Balqis Srikandi Wiryawan (Universitas Brawijaya), dan Reza Alfajriansyah (Universitas Teknologi Digital Indonesia Yogyakarta)
Savy adalah aplikasi manajemen keuangan yang simpel namun pintar, dirancang khusus buat Gen-Z. Dengan fitur edukasi keuangan yang interaktif, Savy nggak cuma bantu mereka kelola uang, tapi juga jadi lebih melek finansial! - Sahabat Debat oleh Thedorus Yosia Rafael Gunawan (Politeknik Elektronika Negeri Surabaya), Hamidatul Hawa Rahmadani (Universitas Indonesia), dan Naufal Azzuhdi (Universitas Negeri Padang)
Sahabat Debat membantu para debater untuk menemukan teman sparring dan akses pelatihan dengan harga terjangkau. Platform ini nggak cuma mempertemukan para debater, tapi juga bikin perjalanan mereka di dunia debat jadi lebih seru dan full of challenge.
. - Sahabat Karsa oleh Sandi Winata Wenta (Universitas Gunadarma), Aminatul Aliyah (Universitas Teknologi Sepuluh Nopember), dan Rildan Wardhana (Politeknik Negeri Media Kreatif Jakarta)
Sahabat Karsa hadir sebagai sahabat bagi penyandang disabilitas yang ingin mengembangkan keterampilan dan potensi diri mereka. Platform ini memberikan pendampingan dan dukungan agar mereka bisa lebih percaya diri dan mandiri dalam meraih mimpi. - MyItenenary oleh Muhammad Syukri (Univ. Andalas), Dwi Retno Anjani (Universitas Indonesia), dan I Komang Wahyu Ambara Putra (Universitas Pendidikan Ganesha)
MyItenenary adalah platform berbasis AI yang siap bikin perjalanan kamu makin seru dan personal. Dengan fitur yang bisa menyusun itinerary sesuai preferensi, pengguna bisa merencanakan perjalanan yang tak terlupakan, lengkap dengan perhitungan anggaran yang pas di kantong! - LeSkill oleh Azzahra Raditya Widyaalaqsmi (Universitas Esa Unggul Jakarta) dan Muhammad Taufikqul Hakim (Institut Teknologi Sumatera Lampung)
LeSkill hadir sebagai platform yang mempersiapkan siswa SMK untuk meraih pekerjaan impian mereka. Dengan akses ke berbagai keterampilan relevan, LeSkill membantu mereka membangun karir sejak dini, memberi bekal agar siap bersaing di dunia kerja.
Sekali lagi, selamat buat para peserta yang terpilih! Kalian telah membuktikan semangat dan kreativitas dalam setiap ide yang luar biasa ini. Tunggu informasi lebih lengkapnya di akun Instagram @indonesia_next dan website indonesianext.co.id ya, NEXT People!